Berita  

DPRD Terus Dorong Pemko Medan Tuntaskan Berbagai Persoalan di Masyarakat

MEDAN (Ketix.id) : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan terus dorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk menuntaskan berbagai persoalan di masyarakat.

Hal ini guna mewujudkan program prioritas Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution baik bidang sosial, pendidikan dan kebudayaan serta kesejahteraan masyarakat dan lainnya.

“Kita terus mendorong Pemko Medan untuk menuntaskan berbagai persoalan di masyarakat seperti, pendidikan kesehatan, ketenagakerjaan, sosial apalagi ini merupakan program prioritas Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang harus segera dituntaskan,” kata Ketua Komisi II DPRD Medan Sudari Kamis (22/2/2024).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini pun mendukung anggaran yang dialokasikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna menuntaskan berbagai persoalan terkait pelayanan dasar hak-hak masyarakat tersebut.

Dikatakan Sudari melalui kolaborasi dan koordinasi intens, pihaknya menampung alokasi anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan untuk program Bantuan Siswa Miskin (BSM).

Program tersebut lanjut Sudari di peruntukkan kepada warga Kota Medan yang tidak mampu dalam menempuh pendidikan.

“Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) mendapatkan bantuan Rp450 ribu/tahun dan Sekolah Menengah Pertama
(SMP) 9Rp750 ribu/tahun. Untuk tahun 2024, bantuan tersebut kembali di anggarkan bagi 55.000 siswa tidak mampu di Kota Medan, dengan rincian tingkat SD sebanyak 30.000 siswa dan tingkat SMP 25.000 siswa,” ungkapnya.

Bahkan, sebut anggota dewan asal daerah pemilihan (Dapil) Medan II meliputi Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Deli dan Medan Marelan tersebut, tahun anggaran 2024 dialokasikan anggaran bagi anak putus sekolah.

“Artinya, anak yang putus sekolah karena ketiadaan biaya, akan ditampung untuk disekolahkan kembali, saat ini ada sekitar 1.537 anak di Kota Medan yang terdata putus sekolah,” ujar Sudari.

Untuk itu kata Sudari Komisi II DPRD Medan terus mendorong Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melakukan transformasi sumber daya manusia (SMD), imbuh Sudari.P06


Dilihat : 9

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *