Berita  

Pasca OTT, KPK Kembali Geledah Kantor Pemkab Labuhanbatu 

Keterangan : KPK saat melakukan penggeledahan dikantor Bupati Labuhanbatu

Labuhanbatu ( Ketix.id ): Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)  kembali melakukan penggeledahan dikantor Bupati Kabupaten Labuhanbatu terutama ruang kerja Bupati Labuhanbatu dr H Erik Adtrada Ritonga Jalan SM Raja Kecamatan Rantau Selatan, Selasa (16/ 01 /2024).

Penggeledahan dan penyisiran oleh tim  anti rasuah itu dimulai dari hari Rabu (16/01/2024) siang sampai dengan malam hari disekitar kantor Bupati Kabupaten Labuhanbatu pasca terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK.

Bupati Labuhanbatu dr H Erik dan anggota DPRD Labuhanbatu Rudi Ritonga bersama dua orang pihak yaitu Asiong Cobra pengusaha dan Fajar alis Abe pengusaha telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait proyek di Dinas PUPR dan Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu.

Penggeledahan yang dilakukan oleh KPK membuat sepi kantor- kantor dijajaran Pemkab Labuhanbatu. Tidak terlihat ada satu pejabat eselon II setingkat Kepala Dinas dan Kepala Badan maupun Kepala kantor terlihat. Dan, para ASN memilih pulang kerumah masing masing dari pada takut ditanya oleh KPK tersebut.

Selain kantor bupati,  kantor Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) turut digeledah dengan pengawalan extra ketat Kepolisian.

Media ini mencoba mendekati depan kantor Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu jalan WR Supratman tersebut, Selasa (16/01/2024). Namun, dilarang oleh petugas yang berpakaian lengkap Kepolisian berpangkat AKP dan terlihat senjata pistol genggam otomatis melekat dipinggang dengan simbol dibahu kanan bertuliskan GEGANA. Namun, tidak sempat melihat namanya.

“Ngapain pak, ucap Polisi berpangkat AKP tersebut kepada media ini. Mau lihat lihat pak, jawab media ini. Lalu dijawab oleh Kepolisian tadi lagi. Kan sudah lihat, apa lagi yang mau dilihat, katanya kepada awak media ini, dengan mata mengarah  mengisyaratkan agar awak media dilarang mendekat kearah kantor Dinas PUPR Labuhanbatu tersebut.

Terlihat dari luar kantor Dinas PUPR Labuhanbatu, ada beberapa petugas dari KPK masuk ruangan Kepala Dinas dan juga ke setiap ruangan dari Kepala bidang masing masing dikantor Dinas PUPR itu melakukan penggeledahan seluruh berkas dokumen proyek.

Awak media ini mencoba mencari tahu dari para ASN yang tiba tiba berkeluaran dari kantor Dinas PUPR Labuhanbatu tersebut. Walaupun ASN itu tidak mau namanya disebutkan dimedia ini, namun dia mengatakan bahwa seluruh ruangan dikantor Dinas PUPR itu di Digeledah oleh KPK dan para ASN ditanya tanya oleh KPK disitu. “Kami ditanya tanya in mengenai , Keuangan, proses Anggarannya lah, manalah tau kami. Maka kami keluar semuanya, takut juga sih ditanya tanya, sebab ngk bidang awak”, kata para ASN Dinas PUPR Labuhanbatu yang satu persatu keluar dari kantor Dinas PUPR Labuhanbatu itu.

Bahkan, tim KPK yang berada dikantor Dinas PUPR itu, dengan menggunakan beberapa kenderaan mobil itu, terlihat membawa nasi kotak dan makan didalam kantor Dinas PUPR Labuhanbatu tersebut.

Samahalnya penggeledahan yang dilakukan KPK kantor Bupati Labuhanbatu itu, satu persatu ruangan diperiksa dan tidak ketinggalan kantor Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Labuhanbatu turut digledah oleh KPK. Sehingga suasana cukup menegangkan bagi para ASN terutama bagi para pejabat dikalangan Pemkab Labuhanbatu.

Tidak disitu saja, KPK juga menyisir sampai kerumah supir Bupati Labuhanbatu dijalan Kampung Jawa Lingkungan Kampung Jawa Kelurahan Padang Matinggi. KPK pun melakukan penggeledahan dirumah supir pribadi Bupati Labuhanbatu dr H Erik Adtrada Ritonga tersebut.

Begitu juga dengan yang diduga rumah salah seorang kontraktor di Ujung Bandar Kelurahan Ujung Bandar, yang khabarnya turut digeledah oleh KPK. Dan, juga salah satu yang diduga kantor Gabungan Assosiasi Kontraktor di kawasan Gp 7 jalan A Yani Rantau Prapat turut digeledah oleh KPK.

Namun, sampai saat ini belum diketahui apa apa saja yang telah diamankan oleh tim anti rasuah dari hasil penggeledahan di Kabupaten Labuhanbatu tersebut.

Berita : Mortan


Dilihat : 81

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *