Berita  

Perwal Persampahan Sudah Diterbitkan, Rizki Nugraha Ingatkan Masyarakat Tidak Buang Sampah Sembarang Tempat

MEDAN (Ketix.id) : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan dari Fraksi Partai Golkar M.Rizki Nugraha SE kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan terutama di sungai dan parit.

Pasalnya per 1 Januari 2024 Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) sebagai turunan dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan.

Dimana dalam Perwal tersebut ada sanksi denda kepada masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya, sanksinya tidak tangung-tanggung yakni denda Rp 10 juta atau kurungan 3 bulan.

Pernyataan ini disampaikannya saat Sosialisasi ke 1 Tahun 2024 Produk Hukum Daerah, Perda Kota Medan Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan (Pada Kegiatan Peningkatan Kapasitas-Sub Kegiatan Publikasi Dewan) di Jalan Sempurna Gang Kelapa Lorong Gabe
Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai, Minggu (7/1/2024).

“Jadi untuk menanggulangi persampahan ini harus dimulai dari pribadi kita, sebab sampai hari ini masih sedikit masyarakat yang peduli terhadap kebersihan lingkungannya,”kata anggota dewan yang duduk Komisi III tersebut.

Dikatakan Rizki sampai hari ini Pemko Medan tidak hanya fokus terhadap pembangunan infrastuktur, namun juga pembenahan terhadap persampahan.

Hal ini terbukti beberapa waktu lalu Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution melakukan studi banding ke Belanda guna mempelajari pengelolaan sampah menjadi energi.

Karena Belanda salahsatu negara dianggap berhasil mengubah potensi sampah sebagai sumber ekonomi.
Untuk itu Rizki berharap masyarakat mampu mengolah sampah menjadi nilai ekonomis.

Kepada Pemko Medan melalui pemerintahan kecamatan maupun kelurahan, serta Kepala Lingkungan (Kepling) agar mendata tempat-tempat yang dianggap rawan penumpukan sampah. Sebab, sampah yang menumpuk akan menimbulkan efek negatif kepada masyarakat yang ada di sekitarnya.

Pendataan tempat-tempat rawan penumpukan sampah, lanjut Rizki sangat penting guna mendukung program yang tengah digalakkan Pemko Medan.

“Saya juga berharap kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Mari kita tanamkan pola 3R (reduce, reuse dan recycle) dalam diri sendiri, sebelum sampah itu berakhir di TPA (tempat penampungan akhir) Terjun. Saya yakin bapak dan ibu bisa,” pungkasnya.

Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, M Indra Utama, mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, jangan buang sampah demi kesehatan bersama.

“Saya rasa semua agama sama, melarang pemeluknya untuk berbuat yang tidak baik, salah satunya membuang sampah sembarangan. Kalau bapak ibu butuh pelatihan mengolah sampah, silakan hubungi kepling. Kami siap memberikan ilmu pengetahuan tentang pengolahan sampah,” ujarnya.

Perwakilan Kelurahan Binjai, Julia Prihartati, menyebut sebagai warga negara yang baik, pasti menginginkan lingkungan yang bersih.

“Kami harapkan bapak dan ibu warga Kelurahan Binjai untuk menjaga lingkungan masing-masing. Kalau ada tetangga kita yang buang sampah sembarangan agar ditegur,” imbuhnya. P06


Dilihat : 7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *