Berita  

Sosialisasi Perda No 4 Tahun 2012, Dedy Aksyari Nasution : “Silahkan Lapor Jika Ada Rumah Sakit Tolak Pasien UHC”

MEDAN (Ketix.id) : Kesehatan masyarakat merupakan tanggungjawab pemerintah sepenuhnya, berangkat dari rasa tanggungjawab tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Medan meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC) .

Hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga Kota Medan sudah bisa berobat ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) maupun rumah sakit.

Hal ini dikatakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Dedy Aksyari Nasution Ketix.id saat Sosialisasi ke II Tahun 2024 Produk Hukum Daerah, Perda Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan (Pada Kegiatan Peningkatan Kapasitas-Sub Kegiatan Publikasi Dewan) di Jalan Sutrisno Gang Mas Kecamatan Medan Area Sabtu (3/2/2024).

“Cuma permasalahannya, belum tentu semua rumah sakit yang ada di Kota Medan ini yang mau menerima pasien UHC tersebut dengan gampang, karena sampai hari ini masih ada juga rumah sakit provider Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
menolak pasien UHC dengan alasan kamar penuh,”kata Dedy Aksyari.

Seperti kasus kemaren jelas Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini, ada seorang ibu mendatangi rumah sakit di kawasan Medan Amplas karena mau melahirkan, namun rumah sakit tersebut menolaknya dengan alasan kamar penuh.

“Bayangin, dari pukul 8.00 Wib hingga pukul 16.00 ibu itu dibiarkan begitu saja, padahal kondisinya sudah memprihatinkan, kalau dilihat anaknya sungsang, sehingga seorang kepala lingkungan (Kepling) minta bantuan ke saya,” sebut Dedy.

Untuk itulah kata Dedy yang duduk di Komisi IV DPRD Medan tersebut, dirinya hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu agar alasan-alasan seperti itu juga diketahui Wali Wota Medan.

Sebab tujuan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution
meluncurkan program UHC pada Desember 2022 tersebut lanjut Dedy untuk membantu memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

“Jadi kalau bapak-ibu mendapat penolakan dari rumah sakit dengan alasan kamar penuh, silakan lapor ke saya, mudah-mudahan bisa dibantu, karena hari ini saya hadir disini untuk membahas masalah kesehatan,”ungkap Dedy.

Dedy Aksyari yang juga Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Medan tersebut menekankan, masyarakat harus memahami bahwa pemerintah telah menjamin kesehatan warganya.

“Jadi kepada bapak-ibu baik yang punya BPJS Kesehatan tapi tidak aktif karena iurannya nunggak, ataupun
tidak punya sama sekali, tetap bisa berobat ke rumah sakit, gunakan fasilitas UHC tersebut dengan sebaik-baiknya,” imbuh Dedy.

Dalam sosialisasi Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota yang dihadiri ratusan masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) IV meliputi Kecamatan Medan Denai, Medan Area, Medan Kota dan Medan Amplas tersebut, Dedy Aksyari juga banyak menerima keluhan dari konstituennya.

Namun keluhan yang disampaikan
tidak berkaitan dengan Perda yang disosialisasikan, meski begitu
Dedy tetap memberikan jawaban secara santun dan humanis.P06


Dilihat : 20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *